Sebagai developer WordPress yang pernah menghabiskan 8 jam hanya untuk setup plugin membership yang akhirnya crash saat launch, saya tahu betul betapa frustasinya memilih tool yang salah. MemberPress datang seperti angin segar di tengah kebingungan itu—tapi apakah benar-benar “the best” untuk kursus online? Setelah 4 tahun menggunakannya di 12 proyek client, saya punya jawaban konkret (dan angka-angka nyata) untukmu.
Apa itu MemberPress: Lebih dari Sekedar “Membership Plugin”
MemberPress bukan hanya plugin untuk bikin halaman login dan register. Ini adalah membership engine yang dibangun dengan arsitektur custom post type dan rule-based protection—konsep yang sangat powerful tapi tetap bisa dioperasikan tanpa sentuh kode. Inti value-nya: kamu bisa protect apa saja di WordPress, dari halaman biasa, posting blog, hingga section-section di dalam page builder seperti Elementor.
Untuk konteks kursus online, ini artinya kamu bisa menjual akses ke:
– Modul-modul kursus (custom post type)
– Webinar replay (postingan biasa)
– File download (PDF, worksheet)
– Bahkan komunitas forum (bbPress integration)

Fitur yang Bikin Kursus Online-mu Bersinar
1. Content Dripping yang Bukan Cuma “Delay Hari”
Kebanyakan plugin cuma punya “release after X days”. MemberPress punya Smart Content Dripping yang bisa trigger berdasarkan:
– Tanggal spesifik (misal: modul 2 rilis 15 Desember)
– Perilaku user (selesaikan modul 1 dulu baru buka modul 2)
– Membership level upgrade
Contoh konkret: kursus saya “SEO Mastery” punya 12 modul. Modul 1-3 langsung accessible. Modul 4-6 unlock 7 hari setelah enrollment. Modul 7-12 unlock hanya jika user sudah submit tugas modul 6. Ini semua di-handle tanpa tambahan plugin.
2. Payment Gateway: Stripe & PayPal Done Right
Integrasi Stripe-nya menggunakan Stripe Checkout yang PCI-compliant, jadi kamu nggak perlu ribet setup SSL tambahan. Di proyek client terakhir, setup Stripe dari nol cuma butuh 11 menit termasuk webhook configuration.
- One-time payment: support 135+ mata uang
- Recurring subscription: dengan trial period dan setup fee
- Payment plans (cicilan): bisa 3x pembayaran tanpa bungakan
- Tax calculation: integrate dengan TaxJar (automated US sales tax)
Hanya catatan: untuk payment gateway lokal seperti Midtrans atau Xendit, kamu butuh custom addon seharga $49-$99.
3. Rules Engine: Protect Apa saja dengan Presisi
Ini fitur paling under-appreciated. Di dashboard MemberPress > Rules, kamu bisa buat rule seperti:
“Protect ALL posts in category ‘Advanced Module’ EXCEPT for users who have completed Course ‘Beginner Level'”
Atau lebih advanced:
“Protect Elementor section with ID #premium-video ONLY for membership level ‘Gold’ AND user registered more than 30 days ago”
Di database, ini di-handle melalui meta query caching yang efisien. Query load time untuk cek akses user rata-rata 0.3-0.5ms—jauh lebih cepat dari plugin membership lain yang sering nambah 2-3 detik load time.
Pengalaman Setup: Dari Install ke Launch (Data Nyata)
Untuk project client “Digital Marketing Bootcamp” bulan lalu, ini timeline konkretnya:
Phase 1: Install & Initial Config (45 menit)
– Install plugin, activate license
– Setup Stripe (API key + webhook)
– Buat 3 membership level: Basic ($97), Pro ($197), VIP ($497)
Phase 2: Content Protection (2 jam)
– Import 47 video lesson (hosted di Vimeo)
– Buat 12 rules untuk protect modul berdasarkan level
– Setup content dripping: 8 rules dengan trigger hari dan behavior
Phase 3: Testing & Launch (1.5 jam)
– Test payment flow dengan Stripe test mode (6 transaksi test)
– Simulasi user journey: upgrade, downgrade, refund
– Email notification setup (ActiveCampaign integration)
Total: 4 jam 15 menit untuk website membership kursus online fully functional. Bandingkan dengan LifterLMS yang pernah saya setup: 7 jam 30 menit karena harus install 5 addon tambahan.
Tapi ada pain points:
- UI untuk bulk edit rules masih manual—harus edit satu per satu
- Default email template masih “very 2015”, harus override via hook
- Reporting dashboard nggak real-time, delay 5-10 menit
Harga: Apakah Worth It? Hitung Bareng-bareng
MemberPress pakai model annual subscription dengan 3 tier:
| Plan | Harga (per tahun) | Sites | Fitur Kunci untuk Kursus |
|---|---|---|---|
| Basic | $179.50 | 1 site | Content dripping, Stripe/PayPal |
| Plus | $299.50 | 2 sites | + TaxJar, Authorize.net, BuddyPress |
| Pro | $399.50 | 5 sites | + Affiliate Royale, Corporate accounts |
Catatan penting: Renewal harga naik 40% di tahun kedua. Tapi kamu bisa stack license (beli 2 tahun sekaligus) untuk lock harga.
ROI calculation: Jika kursusmu dijual Rp 500.000, dengan harga Basic ($179.50 ≈ Rp 2.8 juta), kamu cuma butuh 6 member untuk balik modal. Client saya yang launch kursus fotografi dapat 47 member di minggu pertama—ROI 783%.
Kelebihan: Kenapa Developer Suka
1. Developer-Friendly Hooks & API
Saya perlu custom logic: user yang beli course A otomatis dapat diskon 30% course B. Dengan 15 baris code menggunakan
mepr-event-transaction-completed
hook, selesai. Dokumentasi API-nya lengkap dengan contoh executable.
2. Stability & Update Consistency
Dalam 4 tahun, hanya pernah ada 1 kali issue breaking change (v1.9.0 ke v1.10.0) dan mereka kasih migration script 6 bulan sebelum deprecated. Update security patch rata-rata keluar dalam 48 jam setelah vulnerability report.
3. Integration Ecosystem yang Tepat Sasaran
Bukan cuma “banyak integrasi”, tapi integrasi yang berguna:
– ActiveCampaign: tag-based automation saat user complete module
– Zapier: 23 triggers (member added, payment failed, etc)
– BuddyPress: sync membership level dengan user role forum
– Elementor/Beaver Builder: protect section-level content
4. Performance Footprint Minimal
Di site dengan 2,300 active members, query database MemberPress cuma nambah 2-3 query per page load dengan total overhead <0.5MB memory. Bandingkan dengan s2Member yang pernah nambah 12 query dan 2MB memory.
Kekurangan: Hal yang Masih Mengganjal
1. No Native Video Hosting
Kamu harus integrasi Vimeo, Wistia, atau YouTube private. Ini bikin cost tambahan. Client saya kaget karena harus upgrade Vimeo Pro $240/tahun untuk private video. MemberPress cuma protect embed code, nggak host videonya.
2. Reporting & Analytics Terbatas
Dashboard reporting-nya cuma nunjukkan:
– Total members per level
– MRR (Monthly Recurring Revenue)
– Recent transactions
Mau analisis churn rate, LTV, atau cohort analysis? Harus export CSV terus olah di Excel/Python. Plugin mahal kayak ini seharusnya punya built-in analytics dashboard.
3. No Built-in Community Features
Kalau mau bangun komunitas di dalam kursus (forum, chat, social feed), kamu harus install bbPress/BuddyPress terpisah. Integration-nya smooth, tapi tetap: another plugin to manage. LearnDash punya LearnDash LMS yang built-in dengan forum.
4. Harga Renewal yang Steep
Dari $179.50 naik ke $251.30 di tahun kedua. Alasannya: “access to updates & support”. Tapi sebagai developer, saya lebih suka model lifetime license dengan support tahunan opsional.
Head-to-Head: MemberPress vs Kompetitor untuk Kursus Online

| Fitur | MemberPress | LearnDash | LifterLMS |
|---|---|---|---|
| Content Dripping | Advanced (behavior-based) | Basic (date-based) | Intermediate |
| Video Hosting | External only | Builtin (limited) | External + Integration |
| Payment Gateway | Stripe, PayPal, Authorize | Stripe, PayPal, 2Checkout | Stripe, PayPal, manual |
| Quiz/Assignment | Nggak ada (need addon) | Builtin, advanced | Builtin, intermediate |
| Setup Time | 4-5 jam | 6-8 jam | 7-9 jam |
| Price (1 site) | $179.50/year | $199/year | $199/year |
| Developer Hooks | Extensive (150+ hooks) | Good (80+ hooks) | Moderate (60+ hooks) |
| Load Time Impact | +0.5ms | +1.2ms | +2.1ms |
Kapan MemberPress adalah Pilihan Terbaik?
Pilih MemberPress jika:
- Fokus utamanya membership & content protection, bukan delivery quiz kompleks. Client saya yang jual kursus digital marketing (video + worksheet) sangat cocok.
- Butuh integrasi marketing automation (ActiveCampaign, ConvertKit). Integration-nya paling dalam di kelasnya.
- Punya multiple revenue streams: kursus + download + community. Rules engine-nya flexible banget.
- Concern dengan performance. Site dengan traffic tinggi akan thank you.
Jangan pilih MemberPress jika:
– Butuh built-in quiz, assignment, dan gradebook → LearnDash lebih cocok
– Budget sangat terbatas → Restrict Content Pro ($99/year) cukup
– Mau all-in-one solution tanpa external video hosting → Thinkific atau Teachable
Verdict Final: Apakah Ini Plugin Membership Terbaik untuk Kursus Online?
Jawabannya: Ya, tapi dengan syarat.
MemberPress adalah best-in-class untuk membership site yang menjual kursus online sebagai salah satu produk, bukan satu-satunya produk. Fleksibilitas rules engine, performance footprint yang minimal, dan integrasi marketing automation yang dalam bikinnya unggul untuk business model hybrid.
Tapi jika kursus online adalah core business dan kamu butuh quiz, assignment, serta analytics detail, LearnDash + Restrict Content Pro combo bisa lebih powerful—meski setup-nya lebih lama.
MemberPress adalah investment yang balik modal cepat kalau kamu punya audience yang siap beli. Tapi kalau masih fase “coba-coba”, mulai dari plugin gratis kayak Paid Memberships Pro dulu.
Untuk client yang udah punya email list 1,000+ orang atau Instagram following 10k+, saya selalu rekomendasikan MemberPress. ROI-nya terbukti. Tapi untuk yang baru mulai? Start lean, upgrade when you have proof of concept.
Pertanyaan terakhir: apakah fitur dripping dan rules engine-nya worth $179.50? Kalau kamu pernah frustrasi dengan plugin lain yang nggak bisa handle logic kompleks, jawabannya adalah absolutely yes. Kalau cuma butuh protect halaman simpel, cari yang lebih murah.
Sekarang, pilihan ada di tanganmu. Dan jangan lupa: plugin cuma tool. Yang jualan tetep kamu.